Perpanjangan Sertifikat IMDG Barge Pegasus 3 melalui SIMKAPEL di KSOP Kelas I Banten

Authors

  • Riski Seventin Manurung Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Suratni Ginting Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Yefta Vianus Marbun Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan

DOI:

https://doi.org/10.65428/portman.v2i1.85

Keywords:

Hazardous Cargo, IMDG Certificate Extension, SIMKAPEL, Time Efficiency, Vessel Seaworthiness

Abstract

The process of extending the International Maritime Dangerous Goods (IMDG) certificate for the Pegasus 3 Barge through SIMKAPEL at the Banten Class I KSOP Office at PT. Pasmaritim Samudera Nusantara, Cilegon Branch. The IMDG Code is intended to protect ship crews and also warn them that their vessels are carrying dangerous goods. An expired International Maritime Dangerous Goods (IMDG) certificate is a crucial step in maintaining a ship's seaworthiness, particularly for vessels transporting dangerous goods. Processing the renewal of an International Maritime Dangerous Goods (IMDG) certificate for a ship is done through the Shipping and Maritime Information System (SIMKAPEL) The Director General of Sea Transportation's system facilitates digital ship certificate renewal services. SIMKAPEL simplifies renewals and saves time and effort by requiring in-person visits to the Banten KSOP office. Service users can access application status anytime and anywhere. The method used in this research was field research namely in the form of direct observation and taking pictures based on the activities of processing ship certificate extensions through SIMKAPEL as well as library research, namely through books in the POLTEK AMI Medan library as well as online books, websites and journals related to the research object.

References

Aji, R. H. (2021). Proses perpanjangan sertifikat kapal tugboat TSE-3 di PT. Pelayaran Gema Bahari Cirebon. Karya Tulis.

Alimuddin, M., Kardini, N. L., Sabila, F. H., Hakim, C., Priambodo, A., Tanesab, J., ... & Sulaeman, M. (2023). Pengantar ekonomi mikro & makro. Mafy Media Literasi Indonesia.

Darmawan, D., & Widayanti, A. (2024). Analisis penanganan bongkar muat barang berbahaya (B3) di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi, 2(1). https://doi.org/10.26740/mitrans.v2n1.p49-54

Magdalena, S., et al. (2022). Penggunaan aplikasi SIMKAPEL dalam pengurusan sertifikat keselamatan kapal di Direktorat Perkapalan dan Kelautan. Journal Marine Inside, 4(1). https://doi.org/10.56943/ejmi.v4i1.40

Narto, A., et al. (2020). IMDG Code (International Maritime Dangerous Goods Code). Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Nomor 71 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 36 Tahun 2012 tentang KSOP.

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Nomor PM 16 Tahun 2021 tentang tata cara penanganan dan pengangkutan barang berbahaya di pelabuhan.

Rapika, R., Sabila, F. H., & Siregar, N. S. (2025). Tantangan dan peluang dalam manajemen kru kapal di era digital pada PT. Equinox Sentra Bahari Cabang Belawan. Jurnal Adiguna Maritim Indonesia, 2(1), 22-25. https://doi.org/10.54196/jami.v2i1.190

Riski, R. S., Syarifur, R., Yuris, D., & Fadiyah, H. S. (2024). Proses penanganan clearance out kapal ternak berbendera asing dengan INAPORTNET oleh PT. Pelayaran Semesta Sejahtera Lestari Belawan. GLOBE, 2(1), 140-146. https://doi.org/10.61132/globe.v2i1.214

Rubianto. (2017). Nautika bangunan kapal stabilitas kapal hukum laut pesawat kapal. EGC.

Sabila, F. H., & Sinaga, R. (2023). Prosedur penyandaran kapal sandar tender oleh PT. Berlian Ocean Shipping Dumai di Dermaga Kawasan Industri Dumai. Majalah Ilmiah Gema Maritim, 25(1), 39-45.

Sibagariang, A. R., Ridho, S., & Dirhamsyah, F. H. S. (2023). Procedure for managing export and import documents by PT. Adhigana Pratama Mulya Belawan. GLOBE, 1(4). https://doi.org/10.61132/globe.v1i4.333

Surya, A. P. (2021). Memahami fungsi sertifikat kapal demi menunjang kelaiklautan kapal KM. Spring Mas oleh PT. Temas Shipping Line.

Thamrin. (2025). Manajemen awak dan anak buah kapal. K-Media.

Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2008 Pasal 1 ayat 36 tentang pelayaran.

Downloads

Published

2026-01-30